Nasional

Diminta Kubu AMIN Jadi Saksi Sengketa Pilpres, Airlangga: Belum Ada Undangan

Quantavillage.com – JAKARTA – Tim Hukum Nasional pasangan calon presiden lalu perwakilan presiden (capres-cawapres) nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) memohon Mahkamah Konstitusi (MK) menghadirkan empat menteri Kabinet Indonesia Maju pada persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). Salah satunya adalah Menteri Koordinator Area Perekonomian Airlangga Hartarto.

Merespons hal tersebut, Airlangga enggan memberikan komentar banyak. “Ya kita tunggu saja,” kata Airlangga ketika ditemui di dalam Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Ibukota Barat, hari terakhir pekan (29/3/2024).

Ketua Umum Partai Golkar ini mengaku belum menerima undangan yang mana dimaksud. Dirinya belum sanggup menjamin akan hadir atau bukan untuk bersaksi.

“Kita lihat aja, kan belum ada undangan,” ucapnya.

Selain Airlangga, menteri yang digunakan diminta untuk menjadi saksi adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Tri Rismaharini, kemudian Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

“Kami telah menyampaikan permohonan terhadap Majelis Hakim untuk dapat membantu Menteri Keuangan RI, Menteri Sosial RI, Menteri Perdagangan RI, Menteri Koordinator Perekonomian RI,” kata Ketua Tim Hukum Nasional AMIN Ari Yusuf Amir di sidang PHPU, Kamis (28/3/2024).

Ari tak merinci apa keterangan yang digunakan akan digali dari empat menteri tersebut. “Guna didengar keterangannya pada persidangan ini, Yang Mulia,” katanya.

Mendengar permintaan itu, Ketua MK Suhartoyo mengatakan, jajaran hakim konstitusi akan terlebih dahulu mendiskusikan itu. “Ya, nanti kami bahas itu, empat ya, empat menteri ya?” kata Suhartoyo.

“Empat menteri Yang Mulia, betul,” jawab Amir.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button