Otomotif

Upgrade Spion Motor, Sudahkah Ganti Sesuai Aturan?

Quantavillage.com – Kaca spion merupakan salah satu elemen vital pada kendaraan beroda dua motor yang digunakan mempunyai peran penting di menjaga keselamatan ketika berkendara. Tak sedikit pemotor yang dimaksud tertarik untuk melakukan modifikasi pada spion mereka, baik untuk alasan estetika maupun fungsionalitas.

Namun, perlu diingat bahwa modifikasi spion harus dilaksanakan dengan pertimbangan yang digunakan matang. sebabnya ada aturan tertoreh yang mana mengatur tentang pergantian spion yang dimaksud tepat.

Aturan tertuang pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas juga Angkutan Jalan (UU LLAJ) serta Peraturan pemerintahan Nomor 55 Tahun 2012 (PP No. 55/2012).

Pasal 285 UU LLAJ mengindikasikan bahwa pemotor yang tiada memenuhi standar teknis juga keselamatan jalan, termasuk kondisi kaca spion, dapat dikenai sanksi hukuman penjara hingga 1 bulan atau denda maksimal Rupiah 250 ribu.

Pasal 48 ayat (1) UU LLAJ dengan tegas menyatakan bahwa setiap kendaraan bermotor yang tersebut beroperasi pada jalan harus mematuhi standar teknis juga keselamatan. Persyaratan teknis ini meliputi aspek-aspek seperti emisi gas buang, tingkat kebisingan, sistem rem, lampu, juga lain-lain.

PP No. 55/2012 di Pasal 37 ayat (b) menjelaskan bahwa kaca spion kendaraan bermotor harus memenuhi standar persyaratan tertentu, antara lain: 1. Jumlah minimal 2 buah, 2. Terbuat dari kaca atau unsur lain yang mana memungkinkan penglihatan ke samping serta belakang dengan jelas, 3. Tidak mengubah jarak juga bentuk objek yang terlihat.

Dari penjabaran ini, dapat disimpulkan bahwa modifikasi spion diperbolehkan selama pengendara masih dapat mengawasi dengan jelas objek di area sekitar samping dan juga belakang kendaraan, spion dipasang di dalam kedua sisi (kanan dan juga kiri), dan juga mudah dijangkau oleh pandangan pengendara.

Namun, penting untuk diingat bahwa modifikasi yang digunakan tidaklah sesuai dengan aturan dapat membahayakan keselamatan diri sendiri kemudian orang lain di area sekitar. Oleh lantaran itu, selalu utamakan keselamatan di setiap perjalanan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button