Nasional

Hamas: Agenda Utama negeri Israel Genosida serta Mengusir Rakyat Palestina!

Quantavillage.com – Komunitas perlawanan kelompok Hamas mengomentari temuan jasad para martir pada Perkotaan Daerah Gaza pada Akhir Pekan (11/2/2024) malam. Mereka mengatakan bahwa rezim Zionis negara Israel berupaya melakukan genosida terhadap bangsa Palestina.

Melalui pernyataan yang dipublikasikan kantor berita Palestina Sama, gerakan Hamas menyebutkan sekitar seratus jasad ditemukan di area lingkungan Al-Rimal kemudian Tal Al-Hawa pada Perkotaan Daerah Gaza pascapenarikan pasukan pendudukan tanah Israel dari area tersebut.

“Kebanyakan dari mereka dibunuh penembak jitu negeri Israel yang tersebut memperlihatkan bahwa musuh Zionis sudah pernah melakukan pendekatan kriminal yang dimaksud bertujuan melakukan genosida terhadap rakyat Palestina kemudian mengusir dia secara paksa dari tanahnya,” demikian pernyataan tersebut.

Hamas menyeru negara-negara kemudian publik di dalam dunia untuk terus melakukan perlawanan serta mengutuk kejahatan bar-bar musuh Zionis serta genosida terhadap warga Palestina, teristimewa perempuan lalu anak-anak.

Hamas juga meminta-minta Mahkamah Internasional (ICJ) untuk mendokumentasikan kejahatan-kejahatan ini lalu mengeluarkan resolusi untuk menghentikan konflik pada Gaza.

Kelompok Palestina itu juga mendesak ICJ agar mengambil tindakan yang digunakan diperlukan guna menghentikan kejahatan brutal dan juga mengerikan yang dimaksud diadakan Zionis terhadap bangsa Palestina.

Israel meluncurkan peperangan genosida dalam Daerah Gaza pada 7 Oktober dengan dalih operasi mendadak “Badai Al-Aqsa” yang tersebut dilaksanakan organisasi Hamas melawan kebrutalan rezim negeri Israel selama puluhan tahun terhadap rakyat Palestina.

Menurut Kementerian Aspek Kesehatan pada Gaza, jumlah keseluruhan korban tewas akibat serangan negara Israel yang mana didukung Amerika Serikat sejak 7 Oktober bertambah menjadi hampir 28.100 orang, yang mayoritas perempuan kemudian anak-anak. (Antara)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button