Nasional

Momen Siti Atikoh Joget Bareng Bersama 10.000 Srikandi pada Lampung Selatan

Quantavillage.com – LAMPUNG – Ribuan srikandi yang mana mayoritas terdiri dari ‘emak-emak’ tampak memenuhi Lapangan Sri Tanjung, di area Tanjung Bintang, Wilayah Lampung Selatan . Puluhan ribu ‘emak-emak’ yang dimaksud terlihat kompak mengenakan baju serba merah.

Rupanya, mereka tak sabar menanti kedatangan Siti Atikoh, istri Capres Ganjar Pranowo yang tersebut hari itu melakukan safari urusan politik pada masa kampanye Pilpres 2024. Siti Atikoh yang digunakan hadir dengan mengenakan jaket bomber berwarna hijau army itu lantas menyapa ribuan srikandi tersebut.

Atikoh tak henti-hentinya melempar senyum ramahnya walaupun sinar matahari mulai begitu terik di tempat siang itu. Usai menyapa juga memaparkan beberapa acara Ganjar-Mahfud, Atikoh kemudian turut menghadirkan puluhan srikandi yang disebutkan untuk berjoget bersatu lewat alunin musik nan ‘ambyar’.

Musik yang disebutkan tampak mengiringi alunan lagu dengan lirik yang mana penuh dengan dukungan untuk pasangan Ganjar-Mahfud dalam Pilpres 2024. “Ganjar Mahfud, demi kemajuan bangsa Indonesia. Ganjar Mahfud demi rakyat nan sejahtera,” demikian sepenggal lantunan lirik lagu yang digunakan dibawakan, dihadiri oleh oleh puluhan ribu srikandi yang tampak asyik bergoyang dipandu oleh Siti Atikoh, Selasa (9/1/2024).

Sebagai informasi, di momen tersebut, Atikoh juga sempat memaparkan beberapa jumlah inisiatif yang mana menunjukkan keberpihakan pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud. Atikoh hadir di acara silaturahmi sama-sama partai pengusung hingga sukarelawan lalu simpatisan dengan ribuan massa yang mana hadir pada Lapangan Sri Tanjung, Desa Jati Baru, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Atikoh juga memaparkan kegiatan keberpihakan Ganjar-Mahfud lainnya yakni “Satu Desa Satu Fasilitas Bidang Kesehatan Satu Tenaga Kesehatan.”

Menurutnya inisiatif ini sangat penting terlebih di memberikan pertolongan terhadap perempuan yang tersebut ingin melahirkan. “Nanti untuk ibu-ibu yang dimaksud melahirkan, lantaran melahirkan ini tak bisa jadi ditunda, waktu harus sampe ketika ini juga darurat ya,” kata Atikoh di dalam hadapan massa.

Atikoh menjelaskan persoalan Rencana KTP Sakti yang tersebut akan menegaskan bantuan sosial (bansos) dan juga bantuan pupuk akan diterima oleh warga yang tersebut memang sebenarnya seharusnya menerima. Sebab banyak laporan bansos tidaklah tepat sasaran, yang dipicu oleh masih terjadi ketidaksinkronan data.

Program yang disebutkan akan memudahkan juga warga di mendapatkan bantuan-bantuan sosial. “Yang ketiga di area Lampung Selatan juga seperti itu ada ketidaksinkronan data terkait kemungkinan besar penerima Bansos, PKH, KIP juga lain sebagainya. Nanti akan ada acara KTP Sakti sehingga cukup satu KTP. Petani butuh pupuk pakai KTP, bukan perlu pakai kartu-kartu yang dimaksud lain dan juga datanya terintegrasi menjadi satu semua ada pada situ, ada NIK itu berarti datanya ada semua,” katanya.

(Sumber:SindoNews)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button