Ekonomi

Kapan Aturan Kenaikan Gaji ASN, TNI, Polri Diterbitkan? Jokowi: Secepatnya Bakal Keluar

Quantavillage.com – JAKARTA – Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) memastikan, peraturan terkait kenaikan pendapatan ASN , TNI, lalu Polri akan segera diterbitkan. Ia juga berharap kebijakan kenaikan penghasilan ASN , TNI, dan juga Polri pada tahun ini dapat memacu daya beli dan juga perekonomian masyarakat.

“Ya secepatnya, secepatnya akan keluar. Saya harapkan sanggup meningkatkan kesejahteraan, daya beli, serta juga berimbas terhadap perekonomian,” terangkan Jokowi pada hadapan awak media usai meresmikan Jalan Tol Pamulang-Cinere-Raya Bogor di area Gerbang Tol Limo Utama, Daerah Perkotaan Depok, Provinsi Jawa Barat, pada Awal Minggu (8/1/2023).

Sementara itu juga menjelaskan, kenapa intensitas kenaikan pendapatan ASN, TNI, serta Polri yang dimaksud lebih besar rendah dari pemerintahan sebelumnya. Menurutnya semua kebijakan harus melalui perhitungan lalu pertimbangan yang dimaksud matang sesuai dengan situasi perekonomian negara.

“Ya situasi fiskal kita, situasi kegiatan ekonomi kan berbeda-beda. Kita memutuskan menaikan atau tidaklah menaikan semuanya pasti dengan pertimbangan-pertimbangan yang dimaksud matang,” kata Presiden pada keterangannya.

Salah satu pertimbangan yang mana disebut Presiden Jokowi adalah pandemi wabah Covid-19 yang menjadikan kondisi perekonomian negara tak memungkinkan untuk melakukan kenaikan gaji. Oleh karenanya, pemerintah melakukan perhitungan lalu kalkulasi yang digunakan baik sebelum memutuskan kebijakan kenaikan pendapatan tersebut.

“Kalau fiskal kita pada tempat tertekan oleh eksternal, misalnya kemarin oleh Covid, oleh konflik dagang, kemudian oleh geopolitik yang tersebut tidak ada memungkinkan ya tidak ada kemungkinan besar kita lakukan. Semuanya dengan pertimbangan-pertimbangan serta kalkulasi-kalkulasi yang tersebut matang,” imbuhnya.

(Sumber:SindoNews)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button